BANGKALAN, koranmadura.com – Pasutri Ayub (85) dan Sitiyah (80), warga Desa Talo’on, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan, tewas terpanggang di rumahnya, Kamis pagi, 20 Juli 2017.
Naifnya, peristiwa naas itu baru diketahui oleh Zaimah, anak mereka, saat bangun tidur sekitar pukul 06.40 WIB. Melihat ada kobaran api di rumah orang tuanya, dia pun berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu segera berdatangan. Memadamkan kobaran api, namun terlambat, penghuninya di dalam kamar itu telah hangus terbakar.
Belum ada keterangan resmi dari pihak Polres setempat tentang penyebab kebakaran itu. Tetapi diduga nyala api berasal dari lampu teplok.
Setelah kedua jasad dapat dievakuasi, langsung dibawa ke Puskesmas. (ALMUSTAFA/RAH)