SUMENEP, koranmadura.com – Bersamaan dengan Apel Gabungan, Bupati A. Busyro Karim dan Wakil Bupati Achmad Fauzi menggelar halal bihalal pasca Idul Fitri 1438 Hijriyah di halaman kantor Pemkab, Senin, 3 Juli 2017.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kabupaten paling timur Pulau Madura agar tidak menjadi kantor sebagai tempat pamer dan bergosip.
“Kantor jangan jadikan sebagai ajang pamer atau tempat gosip.” kata orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini dalam sambutannya. Sebaliknya, kata dia, kantor harus dijadikan tempat menumbuhkan gagasan-gagasan besar yang diikuti dengan kerja nyata.
Menurutnya, masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus diselesaikan Pemkab Sumenep. Salah satunya berkaitan dengan progres penurunan angka kemiskinan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan, berdasarkan hasil survei ekonomi tahun 2016 oleh Badan Pusat Statistik (BPS), progres penurunan angka kemiskinan masih stagnan.
“Kita masih masuk jajaran 10 daerah termiskin di Jawa Timur dengan persentase sekitar 20 persen. Hal ini harus menjadi cambuk dan perhatian kita semua,” katanya di hadapan ASN.
Menurut Bupati, butuh sentuhan cepat dan tepat agar sukses mengentaskan kemiskinan. “Karena kemiskinan salah satu indikator masih rendahnya kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/MK)