BANGKALAN, koranmadura.com – Teka-teki apakah Ketua GP Ansor Bangkalan, Madura, Jawa Timur, KH Hasani Zubair maju Pilkada Bangkalan 2018 akhirnya terjawab. Hari ini, Rabu, 19 Juli 2017, Ra Hasani mengambil formulir pendaftaran calon bupati di dua partai sekaligus, yaitu DPC Hanura dan PDI Perjuangan.
Ra Hasani diantar langsung oleh ratusan simpatisan, termasuk dua kakaknya, KH Fadhurrozi dan KH Hasyim. Lora ini memulai pengambilan formulir diawali lewat partai Hanura, baru kemudian ke PDI Perjuangan. Sebelum ke Hanura, Ra Hasani sowan ke abahnya, KH Zubair Muntashor, di Pondok Pesantren Nurul Cholil, Kelurahan Demangan.
Sampai di kantor DPC Hanura, rombongan disambut langsung Ketua dan Sekjen DPC Hanura, Mahmudi dan Nanang Hidayat. Setelah ramah-tamah sejenak, acara dilanjutkan dengan pemaparan visi dan misi Ra Hasani.
Dalam visi misinya, Ra Hasani menyinggung banyak hal, mulai dari ingin meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan warga Bangkalan, sampai keinginannya menjadikan Bangkalan sebagai kota yang aman. “Untuk menciptakan keamanan, Bangkalan butuh pemimpin yang berani,” kata dia.
Sementara itu, Ketua DPC Hanura, Mahmudi mengatakan penyambutan yang meriah kepada Ra Hasani bukan berarti Hanura mengistimewakan. Sejauh ini, dari lima tokoh yang menngambil formulir ke Hanura, hanya Ra Hasani yang diantar ratusan massa.
“Semua akan kami layani sama. Siapa pun yang mendaftar akan kami perlakukan sama,” ujar Mahmudi.
Setelah dari Hanura, rombongan langsung menuju kantor DPC PDI Perjuangan di Kelurahan Pangeranan. Ra Hasani disambut Juru Bicara PDIP, Abdul Hafidz. Anggota DPRD Jatim Mahfud. Sekjen PDIP Bangkalan, Suyitno dan Anggota DPRD Bangkalan, Rokib.
Sama seperti di Hanura, di PDIP juga Ra Hasani menyampaikan visi dan misi sebagai calon bupati. (ALMUSTAFA/RAH)