PAMEKASAN, koranmadura.com – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 menjadi penentu sekolah. Di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sekolah yang mendapatkan peserta didik baru sedikit, dinilai kurang diminati, sehingga akan dievaluasi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) setempat.
Ada dua sekolah yang tidak memenuhi standar minimal pelayanan pendidikan. Keduanya SMPN 1 Pasean dan SMPN Satu Atap Bangkes, Kecamatan Kadur. Masing-masing hanya memperoleh 12 peserta didik baru.
Dua sekolah tersebut menjadi perhatian Kepala Disdik setempat, Moch. Tarsun. Dia mengatakan pihaknya akan melakukan kajian dan mengevaluasi dua sekolah tersebut. Menurutnya, hal itu sudah biasa dilakukan pada sekolah-sekolah lain di tahun sebelumnya.
“Dengan banyaknya sekokah yang tidak terpenuhi pagunya, kami akan melakukan langkah kajian sebagai bahan evaluasi, agar bisa kami upayakan peningkatan siswa dan diminati,” kata Tarsun.
Ketika berbagai upaya perbaikan telah dilakukan, masih tetap tidak berdampak positif dan tidak bisa menambah peserta didik baru, Tarsun mengaku akan melakukan regrouping, seperti yang pernah dilakukan pada SMPN 2 Batumarmar.
“Tapi itu nanti, setelah ditinjau dan dipertimbangkan matang, karena pengambilan keputusannya harus melibatkan wali siswa. Semoga upaya kami ke depan bisa meningkatkan minat masyarakat untuk anaknya di sekolah itu,” ucapnya. (ALI SYAHRONI/RAH)