SAMPANG, koranmadura.com – Lagi-lagi penemuan mayat terjadi di wilayah Sampang, Kamis, 13 Juli 2017, sekitar pukul 09.30 Wib. Sebelumnya, ditemukan di daerah Tambak, Desa Plasah, Kecamatan Sreseh.
Penemuan mayat kali ini di dekat pengoboran minyak PT Santos, perairan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Mayat ditemukan dalam keadaan mengapung mengenakan baju warna kuning hitam tanpa mengenakan celana.
Kapolres Sampang, AKBP Tofik Sukendar melalui Kasatreskrim AKP Hery Kusnanto membenarkan adanya penemuan mayat di dekat pengeboran minyak PT Santos. Mayat bukan warga Sampang melainkan dari Situbondo.
Korban awalnya sedang memancing di pantai pesisir Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, pada Senin, 10 Juli kemarin sekitar pukul 14.00 wib. Korban diduga mengalami kecelakaan laut.
“Perahu yang dinaikinya untuk memancing di tengah laut tenggelam. Korban sedang memacing bersama anaknya. Sebelum berangkat, korban berpamitan kepada istrinya,” katanya kepada koranmadura.com, Kamis, 13 Juli 2017.
Hery menjelaskan, identitas korban bernama Holik (45) warga Dusun Semek, Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Sitobondo. Korban tidak lain adalah seorang guru PNS. Sedangkan anaknya bernama Farhan (10).
“Nah pada hari Selasa, 11 Juli, korban tidak pulang ke rumahnya. Merasa kebingunan, istrinya kemudian mencarinya di pesisir Selomukti tempat biasa perahu disandarkan oleh suaminya. Namun usahanya tidak berbuah hasil, tapi sang istri ini hanya menemukan sepeda motor yang dipakai korban. Sedangkan perahu yang biasa ditumpanginya tidak ada,” jelasnya.
Merasa tambah kebingungan, Hery menceritakan, istri korban kemudian melaporkan kepada Polsek beserta para nelayan setempat untuk dilakukan pencarian. Pencarian dilakukan sejauh 1 kilometer dari pantai Selomukti.
“Saat pencarian, hanya ditemukan perahunya, sedangkan korban beserta anaknya tidak ada. Nah anaknya ini ditemukan di dekat pengeboran PT Santos Camplong sekitar pukul 12.00 wib. Sedangkan jenazah korban (ayahnya) belum ditemukan. Mayat anaknya ini kemudian dibawa ke pelabuhan Branta dan kemudian Polres Sampang dengan menggunakan ambulans membawanya ke RSUD Sampang,” ceritanya berdasarkan koordinasi dengan Polres Situbondo.
Penemuan mayat ini dikoordinasikan dengan Polres Situbondo. Anak korban saat ini sudah dipulangkan ke kampung halamannya. (MUHLIS/MK)