SAMPANG, koranmadura.com – Pemberian imunisasi Measleas dan Rubella (MR) terus digencarkan oleh pemerintah. Termasuk dilakukan di Kabupaten Sampang, Madura, Jatim.
Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan semua pihak harus mendukung Imunisasi MR. Jika sukses 100 persen, maka Indonesia bebas dari kedua penyakit itu.
“Kiai dan ulama merupakan garda terdepan yang mendukung pemerintah dalam mewujudkan budaya sehat di masyarakat,” ujarnya saat meninjau langsung pelaksanaan imunisasi MR bersama Ketua TP PKK Prov. Jatim Nina Soekarwo di Ponpes Al Ikhsan, Kecamatan Omben, dan SMPN Torjun.
Pakde Karwo mengucapkan banyak terima kasih kepada pemuka agama dan semua pihak yang telah membantu pemerintah. “Sampai 19 Agustus telah tercapai 64%. Target 100% untuk 13 hari lagi. Saya berharap bisa dilaksanakan di seluruh Jatim dan melampaui target 98 atau mendekati 100 persen,” harapnya.
Sementara perwakilan UNICEF, Arie Rukmantara mengapresiasi pelaksanaan imunisasi MR di Jatim. “Kami tidak menduga bahwa setiap kabupaten atau kota memiliki banyak inovasi dalam mengajak masyarakatnya untuk ikut imunisasi,” katanya.
Lain lagi Bupati Sampang Fadhilah Budiono. Menurutnya, penanganan imunisasi MR di Sampang sangat terintegrasi. Melibatkan semua unsur terkait. Hingga saat ini sudah sekitar 64 persen telah diberikan imunisasi MR dari total sebanyak 257.350 anak dalam kurun waktu 19 hari.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Firman Pria Abadi mengaku sangat optimis. “Kami sebagai Dinkes berharap di awal September mendatang target pelakasanaan imunisasi MR tercapai,” tegasnya.
Dalam catatan PKK Pemprov bersama Dinas Kesehatan Jatim telah melaksanakan pemberian imunisasi di 47.713 Posyandu, 12.423 Taman Posyandu, dan 964 puskesmas dengan target sasaran 8.468.640 anak yang berusia 9 hingga 15 tahun.
Pakde dan Bude Karwo bersama Bupati Sampang Fadhilah Budiono, Kepala Unicef Indonesia Gunilla Ollson, Unicef Perwakilan Jawa Arie Rukmantara, Pimpinan Ponpes Al Iksan Sampang KH. Mahrus Abd. Malik menandatangani komitmen Madura mewujudkan Indonesia bebas Campak dan Rubella. (MUHLIS/RAH)