SAMPANG, koranmadura.com – Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, Fadhilah Budiono terus melakukan mutasi. Setelah gelar mutasi tertutup beberapa waktu lalu, kini kembali melakukan perombakan besar-besaran pejabat. Kali ini sasarannya pejabat administrasi dan pengawas.
Pengganti mendiang KH. Fannan Hasib yang baru sebulan dilantik itu menyatakan sebanyak 125 pegawainya dimutasi di Pendopo Jalan Wijaya Kusuma, Selasa, 8 Agustus 2017. Menurutnya, mutasi tersebut telah dievaluasi dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).
“Karena banyak kekosongan sehingga harus segera diisi agar bisa maksimal dalam mengambil sebuah keputusan terutama soal anggaran,” ucapnya.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Sampang, Slamet Terbang, penyebab kekosongan itu karena ada yang pensiun, sakit, mengundurkan diri, dan ditahan karena terlibat kasus hukum.
Dia mengatakan mutasi tersebut sesuai dengan Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah (PP) No 11 Tahun 2017 tentang manejemen Aparatur Sipil Negara. (MUHLIS/RAH)