SUMENEP, koranmadura.com – Program kelistrikan di Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Madura, Jawa Timur, diprediksi tuntas dalam waktu dekat ini. Sesuai target PLN November 2017 pembangkit listrik di daerah tersebut sudah beroperasi.
“Mudah-mudahan jadwal kegiatannya tidak melebihi jadwal yang telah dibuat. Rencananya tanggal 10 November sudah beroperasi. Bertepatan dengan Hari Pahlawan,” kata Menejer PLN Rayon Sumenep, Slamet Riyadi.
Mengenai pembangkitnya, menurut Slamet di pulau yang terbagi menjadi dua desa itu, Bancamara dan Banraas, sementara waktu tetap menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).
Namun dia memastikan, PLTD yang akan digunakan tetap ramah lingkungan agar tak sampai merusak kadar ogsigen di destinasi wisata kesehatan yang menjadi icon Sumenep Visit Years 2018.
Mengenai jumlah pelanggan PLN di Pulau Gili Iyang, Slamet memprediksi sekitar 3 ribu dari dua desa. “Lumayan. Itu masih pelanggan rumah tangga saja. Tapi ada juga pelanggan untuk kastorit dan pompa air,” tambah dia.
Usai Gili Iyang, sambungnya, pihaknya akan bergeser ke kepulauan-kepulauan lainnya. “Karena di kepulauan masih ada beberapa daerah yang belum teraliri listrik,” pungkasnya. FATHOL ALIF