SAMPANG, koranmadura.com – Delapan bakal calon bupati dan wakil bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, yang mendaftar lewat DPC Partai Gerindra akan semakin ketat memperebutkan tiket rekomendasi dari partai tersebut.
“Semuanya ada 8 bakal calon yang sudah masuk penjaringan Partai Gerindra. 3 orang dari kader dan 5 orang dari nonkader,” ucap Agusni usai menerima berkas pencalonan Fauzan Adima, Senin, 28 Agustus 2017.
Menurut Sekjen DPC Partai Gerindra Sampang itu, kader sendiri tidak lantas mendapat perlakuan khusus. “Semuanya sama antara kader dan nonkader. Tapi kader yang benar-benar ingin maju, dimungkinkan ada perioritas yang diberikan oleh DPD maupun DPP kepada kader,” katanya.
Wakil Sekretaris DPC Gerindra Sampang Fauzan Adima yang juga mendaftar sebagai bakal calon bupati mengatakan meski harus berebut rekomendasi partai, persaingan harus sehat. “Kalau nonkader, kami tidak menjaminnya. Sebab setelah mendapat rekomendasi dari partai akan meninggalkan partai. Jadi, belum dapat diuji kepatuhannya kepada partai,” paparnya.
Selain Fauzan Adima, juga ada nama Haryono Abdul Bari dan Agusni. Sementara dari nonkader di antaranya Hermanto Subaidi, Slamet Junaidi, H Syarif, H. A Djawahir, dan H Moh Hodai. (MUHLIS/RAH)