SAMPANG, koranmadura.com – Hingga Agustus 2017, ada tiga kasus pembuangan bayi di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Terbaru, sekitar pukul 13.00 wib, di Dusun Taman Sareh, Desa Banjar Talelah, Kecamatan Camplong ditemukan mayat bayi yang diduga hasil hubungan gelap.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi malang itu berjenis laki-laki dengan perkiraan panjang 47 sentimeter dan berat 7 ons. Ditemukan pertama kali oleh warga setempat H. Samsul (38) di bawah pohon pisang dalam bungkusan plastik berwarna, Selasa, 15 Agustus 2017.
“Waktu itu ada warga sekitar lihat bungkus plastik dikerumuni ayam. Merasa curiga dilihat bungkusan itu ternyata isi mayat bayi laki-laki,” ucap Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Hery Kusnanto.
Menurut Hery, visum atas bayi itu sudah dilakukan. Kasusnya sedang dalam penyelidikan. Mengenai sejumlah kasus serupa yang belum juga terungkap, Hery mengaku sudah berusaha keras. Hanya saja, bukti-bukti penguat yang mengarah terhadap pelaku pembuang bayi masih belum dikantonginya.
“Sebelumnya juga ditemukan di Camplong dan di Sokobanah. Cuma semuanya masih dalam proses. Seperti yang di Camplong, sudah ada bukti penguat, ternyata yang diduga pelaku tidak ada di tempat. Sedangkan yang di Sokobanah, kami mengalami kesulitan karena berada di wilayah perbatasan yang dimungkinkan pelaku bukan orang Sampang,” kilahnya. (MUHLIS/RAH)