PAMEKASAN, koranmadura.com – Partai politik (porpol) pendukung pemerintah di DPRD Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus suap dan korupsi ADD yang telah menyeret Bupati Pamekasan, Ahmad Syafii.
Dukungan itu disampaikan politikus PPP dan PAN saat menemui aksi dari sekelompok masyarakat di depan kantor DPRD Pamekasan, Kamis, 24 Agustus 2017. PPP dan PAN merupakan salah satu partai pengusung pasangan Ahmad Syafii-Khalil Asy’ari (Asri) pada Pilkada 2013.
Masyarakat yang mendukung langkah KPK mengusut kasus korupsi dan suap Bupati Pamekasan itu meminta DPRD Pamekasan ikut mendukung KPK. Bahkan anggota DPRD dari partai koalisi menandatangani surat pernyataan dukungan bagi KPK mengusut kasus suap tersebut. Masing-masing Sahur Abadi, Masykur Rasid, dan Hosnan Ahmadi
Politikus PPP Sahur Abadi menyatakan secara pribadi maupun kelembagaan DPRD mendukung langkah KPK mengusut kasus korupsi dan suap di kota Gerbang Salam.
Menurut Sahur, pasca penangkapan bupati Pamekasan dan empat pejabat lainnya, DPRD setempat sudah berkomitmen mendukung langkah KPK. “Kami sudah menyatakan mendukung langkah-langkah KPK memberantas kasus korupsi di Pamekasan. Juru bicara DPRD (Suli Faris) sudah menyampaikan kepada media. Kami tidak bisa menyuruh, menghalangi intervensi KPK untuk memberantas korupsi di Pamekasan, tetapi kami mendukung,” tutur ketua Fraksi PPP itu.
Hal yang sama juga diungkapkan politikus PAN Hosnan Ahmadi. “Kami satu arah dengan masyarakat, sama-sama mendukung langkah KPK mengusut kasus korupsi di Pamekasan,” tandas Ketua Komisi III DPRD Pamekasan itu.(RIDWAN/RAH)