SAMPANG, koranmadura.com – Sejumlah tokoh Madura bertemu di Pendopo Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, sekitar pukul 13.30 wib.
Tampak Wabup Bangkalan RA Mundir bersama Rektor UTM M Syarif, Bupati Sampang Fadhilah Budiono, Kapolres AKBP Tofik Sukendar, Dandim 0828 Letkol Inf Indrama Bodi, dan Forkopimda lainnya. “Kalau dari Pamekasan itu Kabag Tapem. Sedangkan yang dari Sumenep itu Asisten I dan tokoh bernama Dadang,” kata Kabag Humas Pemkab Sampang, Yulis Juwaidi.
Dalam pertemuan itu, juga ada Ketua Umum Panitia Nasional Persiapan Pembentukan Provinsi Madura, Ahmad Zaini. Selain mereka, ada sejumlah kiai, dari unsur pemerintahan, dan tokoh lain dari empat kabupaten di Madura.

Ahmad Zaini menyatakan pertemuan itu digelar tertutup, tetapi intinya untuk melakukan rapat koordinasi mengenai tindak lanjut upaya pembentukan Provinsi Madura.
“Ini sebagai tindak lanjut kami berdasarkan hasil sidang 1 dan 2 dengan Mahkamah Agung (MA) di Jakarta beberapa waktu lalu. Makanya, kami melakukan rapat dengan semua Bupati, DPRD, dan ulama se-Madura. Untuk minta saran dan dukungan,” ucap Ahmad Zaini usai menggelar rapat di Pendopo Sampang.
Seperti telah diberitakan selama ini, tidak mudah Madura menjadi provinsi. Kendala administratif berupa syarat 5 kabupaten, hingga saat ini masih belum menemukan solusi. (MUHLIS/RAH)