SAMPANG, koranmadura.com – Akibat kelangkaan garam rakyat, selama dua tahun lamanya sebanyak 14 gudang PT Garam (Persero) di Kecamatan Pengarengan, Kabupaten Sampang, menjadi kosong.
“Kekosongan garam di gudang kami sejak dua tahun terakhir. Kamipunya gudang penyimpanan garam sebanyak 14 gudang yang rata-rata menampung sebanyak 5 ribu ton dan kapasitas total sebanyak 70 ribu ton. Tapi semuanya kosong,” kata Rofi’i,Kepala Bagian Pegaraman PT Garam (Persero) Sampang, Rabu, 2 Agustus 2017.
Rofi’i mengatakan, PT Garam (persero) di Sampang memiliki lahan seluas 110 hektar dengan rata-rata sebanyak 15 kali panen dengan kapasitas 6-10 ton per tambak.”Kalau milik petambak itu rata-rata 80-120 ton per tambak. Kami produksi garam konsumsi. Karena garam tidak ada, Tahun 2016 lalu kami hanya menyerap garam petambak sebanyak 110 ton garam,” pungkasnya. (MUHLIS/MK)