SUMENEP, koranmadura.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura, mengajukan anggaran kelistrikan sebesar Rp10 miliar.
“Kami usulkan untuk kelistrikan di tahun 2018 sebesar Rp10 miliar,” kata Kepala DPMD Sumenep, Ahmad Masuni, Kamis, 10 Agustus 2017.
Menurutnya, anggaran tersebut mengalami peningkaran dari tahun 2017.Tahun ini anggaran kelistrikan sebesar Rp7 miliar. Anggaran sebesar Rp7 miliar itu dibagi tiga wilayah dengan membagi sesuai besaran dan kebutuhannya.
Untuk Kecamatan Batang-Batang Rp 400 juta, Kecamatan Giligenting Rp 5 miliar, dan untuk anggaran di Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, sekitar Rp 1 miliar, sisanya untuk kelistrikan di Pulau Raas.”Untuk Giligenting tahun depan kami anggarkan Rp4 miliar. Itu untuk pengadaan mesin genset,” jelasnya.
Dikatkan, jika usulan itu sudah disetujui oleh DPRD setempat, maka anggaran itu langsung dilelang. Artinya, tidak akan menunggu evaluasi APBD dari gubernur. Karena program kelistrikan masuk kategori emergency’.
“Kalau disetujui Januari sudah kami tender. Apabila selesai, Februari pengadaan mesin akan dilakukan. Jika sudah ada mesinnya akan langsung pasang dan hidup,” ungkapnya.
Tahun ini, kata Masuni, di Gili Raja sedang berlangsung pemasangan jaringan. “Masih dilakukan pemasangan jaringan, baik jaringan tegangan tinggi maupun sedang,” ungkapnya.
Pembangunan kelistrikan di Pulau Gili Raja direncanakan sejak tahun 2014 lalu. Pembangunan kelistrikan itu diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 17 miliar.
Rasio kelistrikan di Kabupaten paling ujung timur Pulau Madura ini kisaran 52,48 persen dari 322.393 rumah tangga. Rendahnya rasio kelistrikan itu disebabkan Sumenep memiliki banyak pulau sehingga sulit dijangkau oleh pemasangan jaringan listrik.
Dari 27 kecamatan, Sumenep memiliki 126 pulau dan 48 di antaranya merupakan pulau yang berpenghuni. Rasio kelistrikan mencapai 52,48 persen itu mencakup rumah tangga yang menikmati aliran listrik dari PLN dan non-PLN seperti pemanfaat program panel tenaga surya terpusat dan pembangkit listrik tenaga disel (PLTD). (JUNAIDI/MK)