SUMENEP, koranmadura.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget memprediksi, kemungkinan abu Gunung Agung, Bali, sampai di wilayah Sumenep, Madura, Jawa Timur, jika meletus sangat kecil. Meski begitu, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat tetap menyediakan masker apabila kemungkinan buruk itu terjadi.
Kepala Dinkes Sumenep, A. Fatoni mengungkapkan, masker yang disiapkan untuk dibagi-bagikan kepada masyarakat jika Gunung Agung meletus dan abunya sampai di daerah ini berjumlah sekitar satu juta.
“Sebagai antisipasi, kami sudah menyiapkan sekitar satu juta masker. Insya Allah cukup untuk penduduk Sumenep,” kata Fatoni, Jumat, 29 September 2017.
Sekitar satu juta masker tersebut menurut dia sudah didistribusikan ke seluruh puskesmas di kabupaten paling timur Pulau Madura. Termasuk ke kepulauan. “Distribusinya sudah beberapa hari lalu,” tambahnya.
Selain masker, antisipasi lainnya Dinkes juga telah menyiapkan oksigen. Termasuk, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi ke sejumlah puskesmas. Terutama wilayah kepulauan yang notabene jaraknya dekat dengan Bali, seperti Sapeken, Arjasa dan Kangayan.
Sebelumnya, pengamat meteorologi BMKG Kalianget, Agus Arif Rahman mengatakan, kemungkinan dampak abu Gunung Agung jika meletus sampai di Sumenep kecil. Tapi tetap tidak menutup kemungkinan.
“Yang dikhawatirkan itu kalau Gunung Agung meletus arah angin dari tenggara atau selatan dan letusannya tinggi. Maka otomatis akan mengganggu pelayaran di wilayah kepulauan, seperti Sepudi, Raas dan Kangean,” ujarnya. (FATHOL ALIF/FAIROZI)