Pembaca koranmadudra.com, banyak peristiwa terjadi di Madura. Di antaranya, di Arjasa Sumenep, gara-gara terimpit utang, seorang anak bunuh bibinya. Di Guluk-Guluk, pelaku perampokan masih belum terendus polisi. Sementara Pemkab Pamekasan menyambut gembira kedatangan para jemaah haji dari tanah suci. Begitu juga di Sampang, MDW mulai mengancam akan melaporkan wakil rakyat Sampang ke Badan Kehormatan. Aduh, karena apa sih?
Terimpit Utang, Pria Ini Bunuh Bibinya. Polsek dan Koramil Kangean berhasil mengamankan Moh Amir, warga Dusun Tengah, Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Klik di sini.
Begini Kronologi Perampokan Pedagang Emas di Guluk-Guluk. Perampokan yang menimpa perempuan pedagang emas, Mursriah (45) [bukan Bu Kur], asal Dusun Ceccek, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, sangat tragis, Rabu, 27 September 2017 sekitar pukul 15.30 Wib. Klik di sini.
Pemkab Pamekasan Sambut Gembira Kedatangan Jemaah Haji. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyambut gembira kedatangan jemaah haji asal Pamekasan yang sudah tiba dengan selamat. Klik di sini.
MDW Ancam Laporkan Wakil Rakyat Sampang ke BK. Sejumlah pegiat Madura Development Watch (MDW) Sampang, Madura, Jawa Timur, berencana akan melaporkan para wakil rakyat setempat ke Badan Kehormatan. Klik di sini.