Pembaca koranmadura.com, banyak peristiwa terjadi di tanah air sepanjang hari ini. Salah satunya dari Lampung, seorang ibu membawa pulang anaknya di atas angkutan umum, karena tidak mendapat pelayanan yang baik dari rumah sakit setempat. Di Sumenep, dua warga Saronggi tertimbun longsor dan fasilitas wisata pantai Bringin di Gili Raja dibakar. Di Sampang, pemerintah dikabarkan akan segera mengalihkan penggunaan elpiji 3 kg ke 5,5 kg. Ikuti beritanya di koran kita.
Dua Warga di Sumenep Tertimbun Tanah Longsor. Dua warga di Sumenep, Madura, Jawa Timur, tertimbun tanah longsor di Dusun Gading, Desa Kebundadap Barat, Kecamatan Saronggi, Kamis, 21 September 2017. Klik di sini.
Fasilitas Wisata Pantai Bringin Gili Raja Dibakar. Sejumlah fasilitas wisata pantai Bringin, Desa Banmaling, Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibakar warga setempat. Klik di sini.
Pemerintah Segera Alihkan ke Elpiji 5,5 Kg. Pemerintah berencana segera mengalihkan penggunaan tabung elpiji dari yang 3 kilo gram ke elpiji ukuran 5,5 kilo gram. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Wahyu Prihartono. Klik di sini.
Sambil Menangis, Seorang Ibu Gendong Jenazah Bayinya dengan Menaiki Angkot. Beredar foto seorang ibu asal Lampung Utara pulang menggendong jenazah bayinya di angkutan umum. Klik di sini.