SAMPANG, koranmadura.com – Sekjen Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Agusni menyatakan 8 bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar lewat partai tersebut tak ada satu pun yang digugurkan.
Padahal dua di antara mereka tidak melengkapi administrasi pada hari terakhir penutupan penyerahan formulir pendaftaran, Senin, 4 September 2107. Keduanya Moh Syarifudin (nonkader) dan Fauzan Adima (kader). Mereka telah dinyatakan gugur oleh panitia seleksi, Abd Muhlis, saat itu.
Menurutnya, mereka tidak digugurkan karena saat ini masih dalam tahap verifikasi administrasi. Waktu verifikasi itu berlangsung selama tiga hari setelah penutupan pengembalian berkas.
“Hari ini juga, 8 bakal calon itu, baik dari kader maupun nonkader yang mendaftar telah melakukan pengembalian berkas-berkasnya dan bisa melanjutkan tahapan seleksi berikutnya,” kata Agusni.
Dia menyatakan pihaknya masih melakukan rapat koordinasi antara seluruh pengurus internal DPC Gerindra dengan panitia seleksi pilkada, sebelum berkas-berkas yang diterimanya dikirim ke DPD dan ke DPP Gerindra.
Mengenai pernyataan Abd Muhlis yang menganggap gugur Moh Syarifudin dan Fauzan Adima, kata Agusni, hanyalah faktor salah persepsi.
“Kelengkapan administrasi merupakan syarat utama untuk meneruskan ke tahap berikutnya. Nah, kalau benar tidak melengkapi, baru dari tim seleksi dan pengurus DPC mengambil sikap untuk menggugurkan bakal calon tersebut. Tapi, kemarin semuanya sudah melengkapi berkasnya dan masih akan diverifikasi karena terakhir masih Kamis besok,” jelasnya.
Selain Moh Syarifudin dan Fauzan Adima, bakal calon yang mendaftar di Gerindra tercatat nama Hermanto Subaidi, Moh Hodai, Haryono Abdul Bari, Slamet Junaidi, H.A Djawahir Affandi, dan Agusni. (MUHLIS/RAH)