SUMENEP, koranmadura.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, memprediksi awal musim hujan tahun 2017 di wilayah kabupaten paling timur Pulau Madura masih sekitar satu bulan setengah atau dua bulan lagi.
Pengamat Meteorologi BMKG Kalianget, Agus Arif Rahman mengatakan, prakiraan awal musim hujan di Kabupaten Sumenep masih antara pertengahan atau akhir November. “Sekarang belum masuk musim hujan,” katanya.
Prakiraan awal musim hujan kali ini ada perbedaan antara wilayah daratan dan kepulauan. Menurut Arif, khusus wilayah kepulauan awal musim hujan diprediksi terjadi pada pertengahan November. Sedangkan di daratan masih akhir bulan sebelas.
“Jadi prediksinya lebih awal di wilayah kepulauan dari daratan,” sambungnya. Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut penyebab perbedaan itu terjadi.
Mengenai cuaca selama beberapa terakhir yang cenderung mendung dan terjadi hujan di beberapa daerah di Sumenep, menurut dia, hal biasa karena merupakan fenomena alam.
Sementara mengenai kondisi gelombang laut, dia mengatakan bahwa dalam beberapa hari ke depan masih relatif kondusif. Tingginya di bawah 2 meter. Sehingga masih cukup aman untuk pelayaran. “Termasuk bagi kapal yang berbahan fiber,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/MK)