SUMENEP, koranmadura.com – Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Syaiful Rahman menyatakan jumlah penduduk miskin di wilayah tersebut ada penurunan.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat menunjukkan jumlah penduduk miskin pada 2016 ialah 20,09 persen atau 216.140 orang dari jumlah penduduk 1.076.805 jiwa. Setahun sebelumnya, pada 2015 tercatat 20,02 persen atau 216.840 dari jumlah penduduk 1.072,113 jiwa. “Kalau dibanding tahun sebelumnya ada penurunan sedikit yaitu, 700 jiwa,” kata Syaiful Rahman.
Menurutnya, meskipun ada penurunan tapi angka kemiskinan itu masih tinggi. Tetapi bukan berarti program pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah setempat tidak jalan. “Cuma mungkin lebih cepat di daerah lain,” tambahnya.
Syaiful menjelaskan, angka kemiskinan itu diukur dari pendapatan penduduk Sumenep. Pada 2016, garis kemiskinan dengan kriteria pendapatan Rp 301.781 per kapita per bulan. “Jadi kalau dalam satu keluarga ada empat orang, dan pendapatannya di bawah Rp 1,2 juta per bulan, maka itu termasuk penduduk miskin,” jelasnya. (FATHOL ALIF/RAH)