PAMEKASAN, koranmadura.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mengantisipasi berita hoax.
Ketua DPRD Pamekasan, Halili mengatakan biasanya menjelang pelaksanaan pilkada berita hoax menyebar luas di kalangan masyatakat, terutama melalui media sosial.
Kata politisi senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, Dishub harus mempu berkomunikasi dengan masyarakat guna mengantisipasi berita hoax.
“Berita hoax ini bisa merugikan pasangan calon karena model kampanye yang dilakukan model kampanye hitam,” kata Halili, Selasa, 5 September 2017.
Menurutya, salah satu solusi mengantisipasi berita hoax, pemerintah harus menggandeng kepala desa dan tokoh masyarakat di 13 kecamatan di Pamekasan.
“Dishub harus mampu menggandeng masyarakat desa dengan pemanfaatan situs desa. Sehingga berita-berita hoax di Pamekasan bisa disaring,” terangnya (RIDWAN/MK)