SAMPANG, koranmadura.com – Kebakaran terjadi di Sampang. Tepatnya di Dusun Tengginah, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Madura, Jawa Timur. Pada Jumat, 8 September 2017, sekitar pukul 22.00 wib.
Akibat peristiwa ini, kandang dan rumah milik Abdul Hari, warga setempat, jadi arang. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 350 juta.
Saksi mata, warga sekitar, H. Hasan (45) menyatakan kobaran api berawal dari kandang sapi milik Abdul Hari (60). Jilatan api itu menyambar tumpukan jerami kering yang dijadikan persediaan makanan sapi di musim kemarau yang ada di kandang tersebut.
“Ada api menyala di kandang sapi milik Abdul Hari. Setelah dilihat ternyata api mulai membesar karena mengenai timbunan pakan sapi (jerami kering). Saya berteriak minta tolong. Warga mulai berdatangan untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Karena anginnya kencang, api terus membesar dan merembet ke rumah milik Dul Heri dan rumah Sihat,” tutur H. Hasan, Sabtu, 9 September 2017.
Asal muasal api di kandang itu ditengara dimaksudkan membuat kepulan asap untuk mengusir nyamuk yang mengganggu sapi di kandang tersebut. Akan tetapi, setelah bara api itu ditinggalkan oleh pemilik kandang, ditiup angin sehingga menjadi percikan api.
“Tiba-tiba bara itu berubah menjadi api yang semakin lama semakin membesar dan membuat warga panik,” kata H. Hasan.
Peristiwa itu dibenarkan oleh Kasi Ops Damkar Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat, M Maftuh Fathorrahman. Menurutnya, dia juga mendapat laporan dari kepala desa setempat.
“Kades menghubungi kami sekitar pukul 22.35 wib. Mobil damkar baru tiba di lokasi sekitar 23.00 wib. Dengan cepat api dipadamkan,” katanya.
M Maftuh Fathorrahman mengaku telah mengerahkah sebanyak 2 unit damkar dan 1 unit tangki suplai serta dibantu 2 unit tangki bantuan masyarakat. (MUHLIS/RAH)