SUMENEP, koranmadura.com – Warga Kecamatan/Pulau Talango, Sumenep, Madura, Jawa Timur mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat ambil sikap terkait sering terjadinya kemacetan di penyeberangan Kalianget-Talango dan sebaliknya.
Saiful Anwar, warga Talango mengungkapkan, kemacetan yang terjadi di penyeberangan Kalianget-Talango dan sebaliknya sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Salah satu faktornya volume kendaraan bertambah.
Menyikapi sering terjadinya kemcetan itu, menurut Saiful, beberapa waktu lalu Komunitas Peduli Pulau Poteran sudah melakukan audiensi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Talango. Namun sampai sekarang tetap belum terlihat ada perubahan.
Karenanya, dia meminta Pemkab, dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub), mendesak operator mengoperasikan tiga kapal yang ada, paling tidak jika sudah terjadi kemacetan parah. Sebab selama ini kapal yang digunakan hanya dua.
“Menurut saya, sebagai pihak berwenang Dishub harus tegas menyelesaikan persoalan kemacetan di sana. Apalagi sebentar lagi musim haji. Pasti macetnya semakin parah,” ujarnya, Senin, 25 September 2017.
Kepala Dishub Sumenep, Sustono mengaku pihaknya akan memanggil operator, dalam hal ini Safaras, Serba Guna dan Karjon. Dia mengaku akan mempertanyakan alasan satu kapal tidak dioperasikan.
“Sebelum menekan, kami harus ajak bicara dulu. Ditanyakan alasannya. Baru setelah diajak bicara tidak bisa, dikasi peringatan tidak bisa, baru kami ambil tindakan tegas,” tegasnya. (FATHOL ALIF/MK)