SUMENEP, koranmadura.com – Penerapan izin online di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga saat ini masih belum maksimal. Hal itu diakui Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat Abd. Madjid. “Izin online kami belum optimal,” ucapnya, Selasa, 19 September 2017.
Menurut Madjid, faktor yang membuat perizinan online di daerahnya tidak berjalan maksimal, di antaranya jaringan tidak normal.
Kurangnya penguasaan masyarakat terhadap informasi dan teknologi (IT), khususnya terkait perizinan online, juga menjadi faktor penyebab. “Mungkin juga ada yang eman menggunakan paket data,” ujarnya.
Karena itu, mantan Kepala Satpol PP Sumenep ini mengaku telah memiliki “jurus” untuk memaksimalkan perizinan online di Sumenep. Salah satunya dengan memberikan pemahaman langsung ke masyarakat.
“Insya Allah Oktober atau November nanti, kami sudah punya mobil keliling perizinan. Fungsinya, dengan mobil itu, nanti kami akan mendekatkan diri kepada masyarakat yang mau mengurus izin di kecamatan-kecamatan. Terus, kami juga akan memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat di mobil itu tentang perizinan online,” ujarnya. (FATHOL ALIF/RAH)