PAMEKASAN, koranmadura.com – Rumah pasangan lanjut usia, Hariyono, 63, dan Kartini, 60, warga Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, ambruk, Rabu 13 September 2017, sekitar pukul 20.19 WIB. Kondisi sudah memang sudah tua dan lapuk.
Beruntung saat kejadian, pasangan suami-istri itu sedang berada di teras rumah sehingga peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Sebab, bangunan depan rumah tidak ambruk, hanya bagian belakang yang rusak parah.
Kepada sejumlah wartawan, Hariyono mengatakan, rumahnya sudah lama ada tanda-tanda akan ambruk. Namun, karena tidak ada biaya untuk memperbaiki, sehingga dibiarkan begitu saja.
“Karena rumah ini sangat tua, jadi meski terbuat dari tembok ambruk, karena sudah lama sekali tidak saya perbaiki. Sebenarnya, takut untuk tinggal dirumah, tapi kami mau tinggak dimana lagi, hanya ini satu-satunya,” kata kakek Hariyono.
Lanjutnya, dia hanya tinggal berdua dengan istri. Sementara ini dia bersama istri berencana tinggal diteras, sampai mampu membangun kembali bagian belakang.
“Seluruh perabotan tertimpa puing-puing. Jadi, saya cari yang bisa dimanfaatkan kembali. Kerugian materi sekitar Rp 40 juta. Semoga ada pihak yang mau membantu, biar bisa bangun rumah ini kembali,” ungkapnya. (ALI SYAHRONI/MK)