SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah warga kepulauan Kangean dan Sapeken, Sumenep, Madura, Jawa Timur, melakukan audiensi dengan Komisi II DPRD dan PT Sumekar Line di Ruang Paripurna DPRD Sumenep, Kamis, 14 September 2017.
Mereka menyampaikan beberapa hal kepada wakil rakyat maupun kepada PT Sumekar Line. Di antaranya berkaitan dengan pelayanan di kapal Dharma Bakti Sumekar (DBS) I.
Perwakilan warga kepulauan, Su’uddin mengatakan salah satu tuntutan mereka ialah keterbukaan dan perbaikan manajemen PT Sumekar Line, terutama dalam hal tata kelola kapal DBS I yang melayani pelayaran Kalianget-Kangean.
“Kalau tata kelolanya sudah baik, saya yakin mulai dari hulu hingga hilir penumpang akan merasa enak. Mulai dari penjualan tiket sampai masuk kapal,” ucapnya.
Dia berharap perbaikan manajemen PT Sumekar Line dilakukan dalam waktu dekat. “Selain itu, kami juga berharap perbaikan ini berjalan seimbang dengan mental calon penumpang asal kepulauan,” tambahnya.
Su’ud tidak mengungkapkan lebih detil terkait hal-hal yang dikeluhkan warga kepulauan selama ini. “Saya mencukupkan opini saya, karena media sudah lebih memahami itu,” ujarnya.
Direktur PT Sumekar Line, Rasul Junaidi menilai apa yang disampaikan warga kepulauan merupakan masukan kepada pihaknya. “Saya cukup senang karena ini berarti masyarakat pulau juga merasa memiliki PT Sumekar,” ujarnya.
Menurut Rasul, dalam pertemuan tersebut sudah dihasilkan beberapa poin. Pihaknya tinggal menunggu rekomendasi dari wakil rakyat. “Mungkin yang akan kami lakukan dalam waktu dekat pemisahan barang dengan penumpang,” ujar dia. (FATHOL ALIF/RAH)