SAMPANG, koranmadura.com – Tenaga Kerja Indonesia di negeri seberang terus berjatuhan. Tapi anehnya, tak juga membuat rakyat Indonesi takut mengadu nasib di negeri orang. Kali ini, dalam 6 hari di bulan Oktober saja, tiga TKI dipulangkan tanpa nyawa ke Sampang, Madura, Jawa Timur.
Kabid Tenaga Kerja Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kabupaten Sampang, Bisrul Hafi mengatakan ketiganya tercatat bekerja di Malaysia. Dua di antaranya meninggal dunia karena sakit. Masing-masing Matrai, warga Desa Sokobanah Tengah dan Misnati (57), warga Desa Tamberu Barat. Keduanya berasal dari kecamatan Sokobanah. Jenazahnya telah tiba di Sampang beberapa hari lalu.
“Yang Matrai itu sakit kencing manis (diabetes). Sedangkan Misnati karena penyakit jantung. Kalau umurnya Matrai tidak tercantum,” ujarnya, Jumat, 6 Oktober 2017.
Seorang lagi berasal dari Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang. “Untuk namanya masih belum ada. Tapi sudah pesan ambulans. Pemulangannya paling Sabtu besok. Yang jelas, ketiga TKI ini semuanya ilegal,” terangnya.
Dia mengimbau, masyarakat Sampang yang ingin bekerja di luar negeri hendaknya melalui jalur resmi. Agar bila terjadi hal yang tidak diinginkan bisa mendapatkan asuransi jiwa dari PT masing-masing. Apabila melalui jalur ilegal, hak asuransi itu tidak bisa diperoleh.
Lebih lanjut dia menjelaskan, berdasarkan catata dinasnya, sejak Januari hingga awal Oktober 2017, tercatat sudah 30 TKI asal Sampang telah meninggal dunia karena mengalami kecelakaan kerja dan penyakit. (MUHLIS/RAH)