SUMENEP, koranmadura.com – Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia direncanakan tiba di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur hari ini. Abdullah Mohammed Al-Ghafli direncanakan akan berkunjung di kabupaten ujung timur pulau madura ini selama dua hari.

Pengamat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalianget, Agus Arif Rakhman mengatakan potensi hujan sangat besar. Karena diperkirakan sejak pagi hingga sore hari berawan tebal.
“Hujan dengan intensitas ringan-sedang pada siang dan sore hari berpotensi terjadi di wilayah : Laut Jawa, Pantai Utara Jatim, sebagian wilayah Selat Madura,” katanya Sabtu 21 Oktober 2017.
Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi pada esok hari, Ahad, 22 Oktober 2017, dimana cuaca pada umumnya berawan. “Sementara potensi hujan dengan intensitas ringan diperkirakan terjadi pada siang dan sore hari berpotensi terjadi di wilayah perairan Selatan Jawa Timur,” jelasnya.
Sementara kondisi angin pada umumnya bertiup dari arah Utara – Timur Laut dengan kecepatan maksimum di Laut Jawa 20 knots (36 km/jam) dan di Selatan Jatim 26 knots (48 km/jam).
“Untuk tinggi Gelombang di laut Jawa sekitar 0.5 – 1.3 m. Tinggi gelombang di Samudera Hindia (Selatan Jatim) antara 1.5 – 3.0 m,” terangnya.
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Pemkab Sumenep, Abd Kadir mengatakan Dubes UEA tiba di Sumenep dengan menggunakan jalur udara melalui Bandar Udara Trunojoyo.
Berdasarkan agenda sementara dari Bandara Trunojoyo Husin Bagis langsung ke Rumah Dinas Bupati, lalu ke Ponpes Al-Karimiyah, di Desa Braji Kecamatan Gapura.
Kemudian Sabtu malam akan ikut membuka pameran pembangunan yang digelar Pemkab di kawasan Giling Sumenep, dan keesokan harinya, Dubes akan membuka Peringatan Hari Santri Nasional 2017 di GOR A Yani. “Jika ada waktu, Insyaallah akan menyempatkan berkunjung ke Ponpes Al-Amien Prenduan,” urai Kadir. (JUNAIDI/FAIROZI)