SUMENEP, koranmadura.com – Setelah pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mewujudkan penerbangan komersil di daerahnya, pemerintah setempat perlu lebih fokus pada program Visit Years 2018.
Di antaranya yang perlu segera diwujudkan juga, penyediaan hotel sebagai tempat menginap para wisatawan saat berkunjung ke Sumenep. Data Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep menyebutkan, saat ini Sumenep hanya memiliki sebanyak 225 kamar hotel yang layak untuk wisatawan. Jumlah tersebut dinilai belum cukup.
“Terkait visit, yang pasti penerbangan sudah terpenuhi. Tinggal kebutuhan lainnya, seperti hotel. Karena selain transportasi, tempat menginap juga menjadi pertimbangan wisatawan,” kata Kepala Disparbudpora, Sufiyanto.
Sejauh ini, Sumenep memang belum memiliki hotel berbintang. Menurut Sofi, pembangunan hotel berbintang rencananya masih akan dilakukan tahun depan. Namun, dia tidak menjelaskan lebih detil terkait siapa yang akan membangun, termasuk lokasinya.
“Insya Allah tahun depan akan dibangun hotel bintang 4. Semoga nanti bisa mengimbangi jumlah wisatawan yang berkunjung,” tambah mantan Kabag Humas dan Protokol Setkab Sumenep ini.
Tahun depan, Pemkab menarget ribuan wisatawan dari berbagai daerah, termasuk wisatawan asing, berkunjung ke Sumenep. “Kalau destinasinya sudah tidak ada masalah. Semuanya siap. Tinggal infrastruktur pendukungnya saja,” ujarnya. (FATHOL ALIF/RAH)