SUMENEP, koranmadura.com – Madura FC akan menghadapi Persiwa Wamena di pekan terakhir babak 16 besar Liga 2 Indonesia Grup D di stadion Delta Sidoarjo, Jumat, 13 Oktober 2017. Asisten pelatih Laskar Jokotole, Ismayana Arsyad berharap ada keajaiban di hari itu.
Seperti diketahui, nasib Madura FC saat ini berada di ujung tanduk. Peluang lolos ke babak 8 besar sangat tipis. Selain tergantung usaha sendiri memenangkan pertandingan lawan Persiwa Wamena, nasib mereka juga tergantung hasil pertandingan tim lain.
Untuk bisa lolos ke babak selanjutnya, Madura FC tak cukup hanya menang melawan Persiwa Wamena. Tapi di pertandingan lain pada hari yang sama, PS Mojokerto Putra juga harus kalah dari Martapura FC.
Jika skenario seperti itu berjalan, maka Madura FC akan mengoleksi 10 poin. Sementara PS Mojokerto Putra hanya meraih 9 poin. Dengan begitu Beny Ashar dan kawan-kawan berhak mendampingi Martapura FC ke babak 8 besar yang telah memastikan diri lolos.
Akan tetapi, menurut Ismayana, skenario seperti itu sulit terjadi. Meski Madura FC berhasil menang atas Persiwa Wamena, belum tentu Martapura FC menang atas PS Mojokerto yang akan bermain di kandang.
“Mudah-mudahan ada keajaiban. Siapa tahu, kami berhasil mengalahkan Persiwa Wamena, dan di pertandingan lain PS Mojokerto dikalahkan Martapura. Tapi, kemungkinan itu sangat kecil, karena mereka (PS Mojoketo Putra) bermain di kandang. Ya, mudah-mudahan ada keajaiban lah” harapnya. (FATHOL ALIF/RAH)