SUMENEP, koranmadura.com – Sejak kick off babak 16 besar Liga 2 Indonesia di Grup D, Madura FC telah menelan dua kekalahan, dari PS Mojokerto Putra dan Martapura FC. Menang dan seri masing-masing satu kali.
Dari empat laga yang telah dilakoni, Madura FC selalu kebobolan. Total sudah delapan gol bersarang ke gawang Laskar Jokotole. Tim besutan coach Salahudin sejauh ini baru mengoleksi enam gol.
Catatan koranmadura.com, delapan gol yang bersarang ke gawang Madura FC lima di antaranya berawal dari bola-bola mati. Seperti dua gol saat kalah 1-3 dari PS Mojokerto Putra; dua gol ketika dikalahkan Martapura FC 2-3; dan satu gol saat ditahan imbang 1-1 Martapura FC di kandang sendiri.
Pelatih Madura FC, Salahudin mengakui bahwa salah satu kelemahan timnya yang perlu dibenahi menghadapi dua laga sisa ialah lini pertahanan. “Kebanyakan gol yang bersarang ke gawang kita melalui bola mati,” ujarnya, Jumat, 6 Oktober 2017.
Pria asal Palembang itu mengungkapkan, beberapa pemain belakang timnya bekerja kurang maksimal. Baik yang bertugas sebagai stoper maupun penjaga gawang.
“Seperti kemarin (lawan Martapura FC), kita sebenarnya bermain dengan mereka. Cuma karena kelengahan di bola-bola mati, kita kalah,” tutup Salahudin.
Laga selanjutnya, Madura FC akan menjamu PS Mojokerto Putra. Pertandingan kedua tim akan berlangsung di stadion A. Yani Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin, 9 Oktober 2017. (FATHOL ALIF/FAIROZI)