SAMPANG, koranadura.com – Menjelang gelar balapan sepeda motor pada Minggu, 15 Oktober 2017, sejumlah TNI dari Komandan Distrik Militer (Kodim) 0828 Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan cek lokasi area lintasan di sepanjang bundaran lapangan Wijaya Kusuma, untuk melakukan persiapan pengamanan para pembalap dan penonton.
Pasi Intel Lettu Inf Moh Suni mengatakan kejuaraan daerah (Kejurda) balap motor tersebut merupakan perayaan untuk memeriahkan HUT TNI ke-72 pada 5 Oktober lalu dengan memperebutkan Piala Dandim Cup.
“Personel nanti yang akan dikerahkan dalam pengamanan balapan sepeda motor ini kurang lebih sebanyak 300 personel termasuk Tim Kobra dan Polri,” ucapnya, Jumat, 13 Oktober 2017.
Lanjut Suni, penempatan personel di beberapa titik berdasarkan diteksi kerawanan dan jumlah kepadatan penonton. Di lokasi-lokasi penonton yang berjubel akan dilakukan penambahan personel sesuai kebutuhan. Titik kerawanan berada di garis start, finish, dan sejumlah tikungan.
“Untuk jumlah peserta pembalap dan kelasnya langsung tanya ke IMI karena yang tahu teknisnya. Tapi yang jelas, pengamanan akan ditingkatkan agar lebih baik dari kemarin,” tandasnya.
Sementara Ketua Panitia grand final Kejurda balap motor IMI Jatim, Nanang Novianto mengatakan penyelenggaraan Dandim Cup final kejurda balap motor Jawa Timur tersebut karena bertepatan pada HUT TNI. Daerah Kabupaten Sampang dipercaya kembali menjadi tuan rumah.
“Kejurda ini ada enam kali putaran seri. Kebetulan Sampang menjadi tuan rumahnya di grand final dari lima putaran sebelumnya. Untuk jumlah peserta masih nunggu hari minggu nanti,” katanya.
Sementara untuk kelasnya, lanjut Nanang, ada sebanyak 14 kelas yang akan diperlombakan. Dari enam kelas itu ada kelas eksekutif dan umum.
“Kalau juara umumnya ada tiga juara umum. Tapi yang jelas, setingan rutenya ada lintasan putar balik dan itu berbeda dengan setingan lintasan sebelumnya,” ujarnya. (MUHLIS/RAH)