SUMENEP, koranmadura.com – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadidi Jalan Raya Sumenep-Lenteng, tepatnya di Desa Gelugur, Kecamatan Batuan, Selasa, 3 Oktober 2017 sekitar pukul 08.00 Wib. Kendaraan roda dua terseret mobil pikap sekitar lima meter hingga masuk ke dalam irigasi.
Informasinya, pengendara roda dua dengan nomor polisi M 4998 WC melaju dari arah selatan ke arah timur dengan mengembil laju jalan kanan. Sementara mobil pikap dengan nomor polisi M 8171 F dari arah timur.
Setelah motor hendak menyeberang ke arah kiri, mobil pikap yang saat itu sedang memuat sapi melaju kencang dari arah timur. Sehingga mobil dengan empat orang penumpang menabrak pengendara roda dua hingga nyungsep ke dalam irigasi di sebelah kiri jalan dari arah barat.
“Motornya berada di bawah mobil dan terseret dari timur. Kemudian masuk dalam irigasi,” kata warga, Mannan.
Beruntung, kata Mannan, pengendara roda dua lepas dari sepedanya. Sehingga pengendara hanya mengalami patah tulang di bagian pahanya. “Saat ini pengendara roda dua dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.
Sementara sopir pikap itu tidak diketahui. Diduga kuat setelah peristiwa itu melarikan diri. “Sopirnya tidak ada, tidak tahu kemana,” jelasnya.
Kondisi motor milik korban nyaris tidak berbentuk, bahkan sadel dan setirnya lurus dengan rangka motor belakang. Sementara mobil pikap mengalami rusak parah dibagian depan.
Kecelakaan itu sudah ditangani Satlantas Polres Sumenep. Sepeda dan mobil diamankan petugas Satlantas dengan menggunakan mobil derek ke Kantor Satlantas sebagai barang bukti.
Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian setempat. (JUNAIDI/MK)