SAMPANG, koranmadura.com – Perayaan Hari Santri dan Tahun Baru Islam 1349 H yang digelar oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tambelangan, Sampang, Madura, Jawa Timur, berdarah. Ada seorang santri mengalami luka serius akibat sajam sehingga dilarikan ke rumah sakit.
Informasinya, lengan santri itu terbacok karena memperagakan aksi tenaga dalam dan debus (ilmu kekebalan). “Saat mempraktikkan tenaga dalam, santri itu tidak kebal dan lengannya terluka akibat sabetan. Jadinya, penonton panik dan sebagian menolong santri itu,” tutur Arifin, warga setempat yang menyaksikan unjuk kedigjayaan sejumlah santri, Sabtu, 14 Oktober 2017.
Insiden itu ditanggapi Bupati Sampang Fadhilah Budiono. “Ya, biasa. Mungkin cuma kurang hati-hati dan latihan saja. Tapi, semuanya tidak apa-apa karena acara berjalan lancar hingga selesai. Kami apresiasi perayaan yang di Tambelangan, karena hanya di kecamatan itu yang menggelar. Nanti puncaknya akan ditaruh di Pendopo,” paparnya. (MUHLIS/RAH)