Para pembaca koranmadura.com, di Indnesia sudah terdapat 200 lebih kepala desa jadi tersangka karena terjerat penyimpangan dana desa. Di istana para wakil rakyat mengambil keputusan tentang nasib perppu ormas. Di Pamekasan, Madura, Lapas akan dikemas seperti pondok pesantren. Berita selengkapnya ikuti di koran kita.
Hendak Nyalip Bus, Pelajar Asal Torjun Tewas. Kecelakaan maut kembali terjadi di Sampang, Madura, Jawa Timur. Terjadi di wilayah perkotaan. Tepatnya di depan pasar Jhuk Lanteng, Jalan Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Kota. Dalam insiden ini, seorang pelajar asal Torjun tewas. Klik di sini.
200 Lebih Kepala Desa Jadi Tersangka Kasus DD. Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Achsanul Qosasi membeberkan sampai saat ini sudah ada 200 lebih kepala desa se-Indonesia yang ditetapkan sebagai tersangka kasus Dana Desa (DD). Klik di sini.
Lapas Pamekasan Berencana Bina Napi ala Pesantren. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pamekasan, Madura, Jawa Timur, berencana mendidik narapidana (napi) seperti di Pondok Pesantren. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Lapas Klas IIA Pamekasan, Muhammad Latif Safiudin. Klik di sini.
Hari Ini, DPR Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan Perppu Ormas. DPR dijadwalkan menggelar rapat paripurna pengambilan keputusan mengenai pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat menjadi undang-undang, Selasa (24/10/2017). Klik di sini.