SUMENEP, koranmadura.com – Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sumenep, Titik Suryati, mengatakan, sekitar 300 aparatur sipil negara (ASN) pensiun setiap tahun. “Sekitar 300 PNS yang pensiun setiap tahun,” katanya.
Menurutnya, saat ini terdapat 9.727 ASN di kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura. Namun, jumlah tersebut diperkirakan akan terus berkurang setiap tahun.
Sebab, pemerintah belum bisa melakukan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Karena Sumenep merupakan salah satu daerah yang masuk moratorium penerimaan CPNS.”Jadi, kalau lima tahun kedepan belum ada rekrutmen CPNS, kekurangan PNS diperkirakan mencapai tiga ribu orang,” jelasnya.
Dikatakan, kekurangan ASN hampir menyeluruh di 30 organisasi perangkat daerah (OPD). Kebutuhan terbanyak di Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Selama ini dua OPD tersebut jumlah ASN terbanyak dibandingkan jumlah abdi negara di OPD yang lain.
Sehingga, lanjut Titik, untuk memaksimalkan layanan kepada masyarakat, ASN yang belum memasuki masa pensiun harus lebih giat lagi. “Meskpun jumlah PNS terus berkurang, pelayanan disejumlah OPD tidak melemah. Karena masih bisa memaksimalkan para PNS yang ada,” tandasnya. (JUNAIDI/MK)