SUMENEP, koranmadura.com – Warga Kecamayan Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur, menuntut pemerintah daerah secepatnya memperbaiki jembatan yang nyaris ambruk di jalan utama kecamatan setempat.
“Kami harap pemerintah segera memperbaiki. Jangan menunggu hingga ambruk. Jika ambruk, tidak bisa dilalui kendaraan,” kata Kepala Desa Gelaman Abd. Karim, Jumat, 13 Oktober 2017.
Secara giografis, lokasi jembatan itu berada di Desa Geleman. Namun, akses tersebut menghubungkan antara Desa Geleman menuju Desa Pajanangger.
Menurut Karim, jalan kabupaten itu rusak parah. Saat musim kemarau, jalan tersebut tidak bisa dilalui karena becek dan tidak diaspal. “Kondisinya sangat parah. Kami harap pemerintah tidak berpangku tangan,” jelasnya.
Dia menyatakan akses perekonomian warga terganggu karena jalan tersebut merupakan akses satu-satunya yang digunakan masyarakat di dua desa itu.
Senada dikatakan oleh Badrul Aini. “Jika memang pemerintah tidak sanggup, biar masyarakat memperbaiki dengan cara patungan. Asal pemerintah tidak malu,” tegasnya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Edi Rasiyadi membenarkan kerusakan jalan itu. Namun, dirinya membantah dikatakan lamban atau membiarkan kerusakan jalan tersebut.
Dilihat sisa tahun anggaran 2017, perbaikan tersebut tidak memungkinkan, sehingga perbaikan akan dilakukan tahun anggaran 2018.
“Tahun ini tidak mungkin dikerjakan, karena pembahasan anggaran sudah selesai. Kalau tahun 2018 itu sudah pasti dikerjakan karena sudah dianggarkan,” tegasnya. (JUNAIDI/RAH)