SAMPANG koranmadura.com – Seorang oknum guru PNS yang mengajar di SDN Gulbung 3, berinisial MH (49), asal Dusun Berek Leke, Desa Gulbung, Kecamatan Pengarengan, diduga melakukan perbuatan asusila terhadap pelajar berinisal F (15), warga desa setempat.
Kepala SDN Gulbung 3, Ach Syafiih membenarkan MH mengajar di sekolah tersebut. Sedangkan F berasal dari sekolah lain. “Menurut informasi yang saya terima, korban berasal dari alumni SDN Gulbung I. Sementara oknum guru tersebut tidak tahu di mana. Sekarang saja tidak masuk (tidak mengajar). Katanya sudah diamankan malam minggu. Sekarang saya tidak tahu ada di mana; Apa sudah ada di Polsek, apa di Polres. Saya tidak tahu,” kilahnya, Senin, 6 November 2017.
Menurut Ach Syafiih, MH sudah lama mengajar di SDN Gulbung 3. “Kalau saya sendiri di sini masih setahun setengah,” tandasnya.
Di tempat terpisah, Kepala SDN Gulbung I, As’ad mengatakan F sudah lulus sejak 2015. “Kalau sekarang itu masih kelas 2 atau kelas 3 di SMP. Saya kurang tahu SMP mana,” ujarnya.
As’ad mengaku tidak mengetahui pasti kronologi peristiwa memalukan itu. “Korban warga sini. Cuma keluraganya, ibu dan bapaknya bercerai. Informasinya korban tinggal sama mbahnya yang rumahnya berada di sekitar Gulbung 3,” ujarnya. (MUHLIS/RAH)