SAMPANG, koranmadura.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diketahui sekitar Rp 1,6 triliun. Nilai tersebut lebih kecil dibandingkan setahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,7 triliun.
Penurunan nilai APBD ini terungkap saat paripurna Pengesahan Raperda tentang APBD Sampang Ta 2018, LKP AMJ Bupati, dan pendapat akhir Bupati Sampang, Rabu, 29 November 2017. Karena itulah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat langsung meminta Bupati segera melakukan perbaikan, baik dari sektor pendidikan, kesehatan, dan birokrasi.
“Dari lima misi yang dibawa Fadhilah, masih ada yang belum tercapai. Ada tiga misi. Misal di birokrasi, saat pengesahan Perda APBD 2018, pihak eksekutif dari jajaran kepala dinas banyak yang tidak hadir. Padahal itu APBD yang akan dikerjakan tahun depan,” ucap Ketua DPRD Sampang, Imam Ubaidillah.
Selain itu, lanjut Imam Ubaidillah, pihaknya berharap Bupati Sampang memperbaiki kekurangannya di sisa masa jabatannya yang tinggal 3 bulan. “Ya, semoga saja di sisa masa jabatannya bisa memperbaikinya,” harapnya.
Sementara Bupati Sampang, Fadhilah Budiono mengatakan merosotnya nilai APBD di Sampang karena terjadi pemangkasan. “Negara lagi kacau. Sekarang, semuanya dipangkas. Sebelum dana masuk ke Sampang, jadi tidak masuk,” ucapnya. (MUHLIS/RAH)