SUMENEP, koranmadura.com – Keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur untuk mengelola destinasi wisata dipertanyakan. Hingga akhir tahun 2017 infrastruktur menuju tempat wisata banyak yang belum memadai.
Misalnya, akses jalan menuju pantai Lombang, Kecamatan Bantang-Batang, rusak parah. Bahkan belum ada tanda-tanda diperbaiki dalam waktu dekat ini.
“Objek wisatanya bagus. Hanya saja sepertinya pengelolaannya perlu untuk ditingkatkan,” katanya salah satu wisatawan asal Jakarta Khoirul Anam (35), Kamis, 10 November 2017.
Selama berada di Sumenep, pria yang suka berwisata baik diluar negeri maupun dalam negeri ini tertarik dengan Wisata Gili Iyang. Pulau yang memiliki oksigen terbaik dunia. Hanya saja, setibanya di Pelabuhan Dungkek terkendala angkutan laut. Akhirnya langsung mengunjungi wisata Pantai Lombang. Ia cukup puas dengan keindahan pantai yang dikelilingi pohon cemara.
“Pantainya bagus. Bersih dan cemaranya indah. Pengelolanya perlu untuk pintar-pintar mempromosikan. Wisata pantai yang lain, tidak sebagus ini. Tapi pengunjungnya setiap hari ramai. Termasuk infrastruktur sebaiknya ditingkatkan,”terangnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wisata Lombang, Anwar tidak menampik kerusakan jalan menuju wisata penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu.
“Kami mengajukan perbaikan jalan ini berkali-kali. Tetapi tidak pernah ada tanggapan positif,” kata Anwar. (JUNAIDI/FAIROZI)