SUMENEP, koranmadura.com – Ribuan penerima manfaat bantuan beras untuk warga sejahtera (Rastra) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, gigit jari karena hingga akhir November 2017, 6 ribu ton lebih bantuan Rastra belum tertebus.
Berdasarkan data dari Bagian Perekonomian Setkab Sumenep, per 28 November 2018 penebusan rastra baru 72,46 persen atau sebanyak 16.697.100 ton dari total 23.042.880 ton kuota 2017.
“Batas akhir penebusan maksimal 15 Desember mendatang. Jika belum tertebus otomatis akan hangus,” kata Plt Kasubag Sarana Perekonomian, Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep, Suharjono, Selasa, 28 November 2017.
Oleh sebab itu, kata pria yang akrab dipanggil Jono, semua kepala desa yang tersebar di 27 kecamatan bisa memanfaatkan sisa waktu untuk melakukan penebusan, sehingga dalam waktu sekitar setengah bulan lagi bantuan yang bersumberkan dari APBN itu bisa tersalurkan semua.
“Kami harap para kepala desa yang belum tuntas penebusannya segera melakukan penebusan sebelum tanggal 15 Desember,” harapnya. (JUNAIDI/RAH)