Para pembaca koranmadura.com, berbagai peristiwa terjadi seharian. Di antaranya, di Pontianak mayat yang telah dikubur di liang lahad tiba-tiba keluar ke permukaan makam. Di Sumenep, terjadi tabrakan yang mengakibatkan seorang pelajar asal Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, meninggal dunia. Juga dua mahasiswa disergap polisi saat menggelar demonstrasi di depan kantor Bupati. Di Pamekasan suhu politik pilkada memanas, salah seorang cabup Pamekasan, Badrut Tamam yang dikabarkan berpasangan dengan Al-Anwari politisi PKS, ditepis oleh PAN. Di Sampang, dana APBD dianjurkan tidak disimpan di satu bank agar tercipta persaingan antar bank. Berita selengkapnya, baca di koran kita, koranmadura.com.
Tabrak Motor PNS, Pelajar Ini Meninggal Dunia. Fathur Rasidi (18) seorang pelajar asal Desa Tanjung, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Madura, Jawa Timur meninggal dunia akibat kecelakaan motor yang dialaminya, Kamis, 16 Nopember 2017 pagi. Klik di sini.
Demo Kantor Bupati, Dua Mahasiswa Disergap Polisi. Aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Sumekar Raya (Mahasurya) di depan kantor Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, diwarnai kericuhan antara mahasiswa dengan aparat kepolisian, Kamis, 16 November 2017. Klik di sini.
PAN Tepis Baddrut Berpasangan dengan Al Anwari. Ketua DPD Partai Aamanat Nasional (PAN)Pamekasan Haru Budi Prayitno menepis kabar yang beredar luas bahwa Baddrut Tamam akan berpasangan dengan politikus PKS, Al-Anwari, pada Pilkada Pamekasan 2018. Klik di sini.
Penyimpanan Dana APBD Diminta Tidak Disentralkan di Satu Bank. Pendapatan kas umum daerah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dari sektor pengelolaan jasa giro mencapai 5,1 miliar pada 2017. Hal ini dinilai ada yang disembunyikan, karena seharusnya lebih besar lagi. Klik di sini.
Mayat Sudah Dikubur Muncul ke Permukaan Makam. Tanah lembek dan tergenang air di Pontianak menjadi penyebab timbulnya mayat yang sudah dikubur. Supaya jenazah tak timbul lagi, polisi menyarankan penguburan menggunakan peti mati. Klik di sini.