SAMPANG, koranmadura.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Anang Joenaidi belum bisa menyatakan bahwa saat ini sudah memasuki musim hujan.
“BPBD tidak melakukan pencabutan status musim kemarau. Tapi secara otomatis musim kemarau telah berlalu berdasarkan SK bupati yang menyatakan musim kekeringan di Sampang berakhir sejak 31 Oktober 2017. Dan saat ini kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari BMKG Juanda mengenai musim hujan,” ucapnya, Selasa, 21 November 2017.
Meski pihaknya belum mendapat informasi mengenai musim hujan, pihaknya mengatakan saat ini sudah memasuki musim pancaroba. Sebelumnya, ada sebanyak 42 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan mengalami kekeringan kritis. “Meskipun sekarang hujannya tidak merata, saat ini 42 desa yang sebelumnya mengalami kekeringan kritis sudah tidak lagi menjadi daerah kekeringan karena di sejumlah kecamatan sudah diguyur hujan,” paparnya.
Pihaknya meminta kepada masyarakat Sampang untuk mewaspadai bencana yang umumnya terjadi saat pancaroba hingga musim penghujan, seperti longsor dan puting beliung. (MUHLIS/MK)