SUMENEP, koranmadura.com – Addu (60), warga Dusun Pangloros, Desa Gapurana, Kecatamatan Talango, Sumenep, Madura, Jawa Timur, ditemukan gantung diri di pohon jambu mente, Kamis, November 2017, tepatnya di tanah tegal milik Ismail yang terletak di Dusun Telenteyan, Desa Longos, Kecamatan Gapura.
Sebelum peristiwa itu terjadi, korban bersama isterinya Masniya, pada Kamis, 23 November 2017 sekitar pukul 13.00 Wib, mendatangi rumah saudara sepupunya yang bernama Ismail, di Dusun Gerincang, Desa Batang-Batang Laok, Kecamatan Batang-Batang.
Selama seminggu di rumah sepupunya tersebut, korban sering mengeluh masalah ekonomi dan masalah istrinya yang sakit-sakitan (strok dan stres).
Kemudian pada Kamis, 30 November 2017 sekitar pukul 04.30 WIB (setelah salat Subuh) korban tanpa pamit keluar dari rumah dan tidak diketahui kemana perginya.
“Akhirnya diketahui tadi pagi korban dalam kondisi gantung diri di tegal milik Ismail,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Suwardi.
Pertama kali korban diketahui gantung diri oleh Ismail. Ketika itu, ia hendak mengambil air siwalan ke tegal miliknya. Sampai di TKP, Ismail melihat korban gantung diri di pohon jambu mente.
“Seketika itu Ismail kembali pulang dan memberitahu kepada tetangganya, yakni Asmawi (35),” terangnya.
Menurut Suwardi, kemudian warga melaporkan kepada Kepala Desa Longos dan dilanjutkan kepada Polsek Gapura.
Adapun barang bukti (BB) yang diamankan berupa tali nilon warna biru, satu buah songkok milik korban, satu baju lengan panjang warna krem milik korban, satu bungkus rokok kretek merk Oepet, dan satu buah korek gas milik korban. (JUNAIDI/RAH)