PAMEKASAN, koranmadura.com – Jemaah Calon Haji (JCH) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang masuk daftar berangkat pada 2018 diperkirakan mereka yang mendaftar sejak 8 tahun silam.
Hal itu disampaikan Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Pamekasan, Afandi. Menurutnya, dari estimasi yang dikeluarkan Kanwil Kemenag, JCH yang akan berangkat di Pamekasan pendaftar pada Mei hingga November 2010.
“Jumlahnya 742 JCH Pamekasan yang akan berangkat itu masih bersifat sementara, karena berdasarkan kuota reguler. Sehingga masih ada kecenderungan bertambah dari kouta lanjut usia dan penggabungan,” kata Afandi.
Menurutnya, jumlah JCH Pamekasan 2018 setelah ditambah kuota lanjut usia dan penggabungan tidak akan jauh beda dari jemaah haji 2017 yang mencapai 900 JCH.
“Tahun kemarin itu estimasi awal 758, tapi setelah ada tambahan lansia, penggabungan, dan mutasi, jumlah akhir sebanyak 959. Maka, kami perkirakan tambahan tidak akan jauh perbedaan, karena kuota keberangkatan nasional masih 221 ribu jemaah sama seperti 2017 lalu,” ucapnya. (ALI SYAHRONI/RAH)