SUMENEP, koranmadura.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur 2018, Kamis, 22 Desember 2017.
Acara yang digelar di aula Hotel C1 itu berlangsung khidmat. Namun, terdapat keganjalan bagi peserta, sebab Ketua KPU Kabupaten Sumenep A Warits tidak menghadiri acara dimaksud.
Awalnya, acara itu hanya dihadiri oleh dua dari lima komisioner KPU, yakni Abd Hadi dan Malik Musthofa. Namun, setelah acara hampir selesai, A Zubaidi datang ke ruangan acara sosialisasi. Sebagai pemandu acara sosialisasi dipasrahkan kepada Sekretaris KPU.
“Pertama kami menyampaikan permohonan maaf dari Ketua, sedianya harus beliau (Ketua KPU) yang akan membuka acara ini. Tetapi karena ada agenda penting yang harus beliau menangani, maka beliau izin,” kata Komisioner KPU Sumenep Malik Misthofa, dalam sambutannya.
Oleh sebab itu, ketidakhadirannya Ketua KPU untuk dimaklumi oleh peserta. “Jadi, harap maklum, jangan sampai ketidakhadiran ini sampai mengurangi substansi kegiatan ini,” harapnya dihadapan peserta sosialisasi.
Lebih lanjut Malik mengatakan, agenda sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur yang bakal berlangsung Juni 2018.
Sosialisasi tersebut bukan merupakan yang pertama kali dilakukan, melainkan sudah yang ke sekian kalinya. “Harapan kami dari pengetahuan ini peserta bisa mengetuktularkan pada masyarakat luas nanti,” tegas mantan aktivis Jakarta itu. (JUNAIDI/MK)