SUMENEP, koranmadura.com – Komisi II DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, mendesak Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) setempat segera merealisasikan program bantuan hibah senilai kurang lebih Rp 5,3 miliar.
Ketua Komisi II, Nurus Salam mengatakan sebetulnya pihaknya sudah sejak jauh-jauh hari, sebelum PAK, meminta kepada DKPP untuk merealisasikan anggaran tersebut. “Waktu itu dinas bilang siap. Namun sampai sekarang belum ada realisasi,” ujarnya, Senin, 3 Desember 2017.
Pria yang akrab disapa Oyuk ini menjelaskan, pihaknya baru mengetahui bahwa ada program di DKPP belum terealisasi hingga sekarang setelah ada sejumlah mahasiswa menanyakan realisasinya beberapa waktu lalu. “Sebelumnya saya pikir sudah terealisasi,” tambah dia.
Jika DKPP tetap tak bisa merealisasikan program dimaksud, pihaknya memberikan opsi kedua. Oyuk menyarankan agar Kepala DKPP membuat surat pengunduran diri sebagai kepala dinas.
“Karena bagaimana pun, sering saya sampaikan bahwa APBD ini adalah untuk masyarakat. Ketika program kegiatan kemasyarakatan tidak direalisasikan, berarti tidak ada kesungguhan niat melaksanakan anggaran untuk masyarakat,” tegasnya.
Sebetulnya, hari ini Komisi II mengundang Kepala DKPP. Namun yang bersangkutan tidak hadir, hanya diwakilkan kepada dua orang bawahannya. Keduanya enggan berkomentar. (FATHOL ALIF/FAIROZI)