SAMPANG, koranmadura.com – Mahfud MD mendadak mendatangi Bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, Fadhilah Budiono Senin, 4 Desember 2017. Sekitar pukul 12.45 wib, Pakar Hukum Tata Negara itu melakukan pertemuan secara tertutup dengan Fadhilah Budiono di ruang kerjanya, di Kantor Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.
Mahfud menyatakan kedatangannya untuk melakukan sharing perihal toleransi keagamaan di wilayah Sampang, terutama mengenai kasus Syiah di Sampang beberapa tahun silam. Menurutnya, saat ini di wilayah Jogjakarta juga terindikasi mulai ada gejala kurang bagus terkait toleransi keagamaan.
“Makanya, kami ingin melihat bagaimana Sampang ini menangani. Bagaimana Sampang dulu menghadapi situasi itu (Syiah). Itu saja. Kalau materinya besok dong,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI ke-2 itu.
Sementara Fadhilah Budiono mengatakan kedatangan Mahfud MD hanya untuk memberitahukan bahwa akan ada rombongan kurang lebih sebanyak lima orang, empat orang di antaranya berasal dari Jogjakarta.
“Saya tidak tahu kenapa Sampang yang dipilih. Memang, Sampang masih menghadapi persoalan Sunni dan Syiah,” ucapnya.
Menurut Fadhilah, saat ini di wilayah Jogjakarta mulai menjamur wahabi yang sudah menguat, salah satunya ada Majelis Tafsir Alquran (MTA). “Kata beliau tadi, wahabi di Jogja sudah menguat. Beliau pingin tau kenapa di sini NU-nya kok kuat. Makanya, ketemu besok karena nanti akan dihadiri profesor,” ujarnya. (MUHLIS/RAH)