SAMPANG, koranmadura.com – Langkah pasangan independen bapaslon bupati-wakil bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, Riko-Wasil menuju pilkada Sampang 2018 semakin berat.
Buktinya, saat dilakukan verifikasi faktual, makin banyak dokumen dukungan atas pasangan ini dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh Komisi Pemilihan Umum setempat. Hal itu terungkap dalam hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dukungan perseorangan yang dilakukan di kantor KPU Kabupaten Sampang sekitar pukul 13.30 wib.
“Kami tetapkan minimal dukungan untuk perseorangan yaitu 60.410. Namun setelah dilakukan verifikasi administrasi, dukungan Riko-Wasil tersisa 58.023 dari 62.013 dukungan yang diserahkan. Nah, setelah dilakukan verifikasi faktual di 14 kecamatan, hanya tersisa 14.871 dukungan yang memenuhi syarat (MS) atau dengan kata lain bapaslon ini masih kurang 45.539 dukungan untuk mencapai batas syarat minimal,” tutur Ketua KPU Sampang, Syamsul Muarif, Sabtu, 30 Desember 2017.
Menurutnya, apabila Riko-Wasil tetap berniat melanjutkan pencalonannya, maka harus menyerahkan dua kali lipat dari 45.539 dukungan atau sebanyak 91.078 dukungan.
“Memang tadi tim Riko-Wasil mengeluarkan pernyataan tidak akan meneruskan pencalonannya mengingat kekurangan dukungannya terlalu banyak yang harus dipenuhi. Tapi bisa saja bapaslon ini berubah pikiran dan tetap melanjutkan. Kita lihat saja saat pendaftaran peserta bapaslon pada tanggal 8-10 Januari mendatang. Kalau mendaftar berarti berubah pikiran,” paparnya.
Riko-Wasil diberi tenggang waktu untuk melakukan perbaikan dan menyerahkan 91.078 dukungan pada 18-20 Januari mendatang. “Ya, kita lakukan mekanisme dari awal lagi, yaitu verifikasi administrasi, faktual, dengan cepat. Kalau tidak mendaftar ya tidak usah. Tapi mendengar pernyataan tim Riko-Wasil tadi, kayaknya sudah mendekati pasti tidak akan melanjutkan,” tandasnya.
Rekapitulasi hasil verifikasi faktual untuk bapaslon perseorangan Riko-Wasil yang memenuhi syarat (MS) di 14 kecamatan.
1. Robatal 1.073 dukungan
2. Banyuates 164 dukungan
3. Kedungdung 1.088 dukungan
4. Torjun 804 dukungan
5. Jrengik 11 dukungan
6. Tambelangan 1.627 dukungan
7. Sreseh 303 dukungan
8. Sampang 1.245 dukungan
9. Camplong 1.695 dukungan
10. Omben 465 dukungan
11. Pengarengan 927 dukungan
12. Karang Penang 4.780 dukungan
13. Sokobanah 541 dukungan
14. Ketapang 148 dukungan
(MUHLIS/RAH)