Para pembaca koranmadura.com, tak sempat membaca berita karena aktivitas padat, jangan terlalu dipikirkan. Ikuti saja koranmadura.com, maka Anda akan menemukan solusinya, karena koran kita telah meringkaskan beberapa berita yang dinilai penting diketahui Anda.
Suami Bunuh Istri Gara-gara Kerja Pemandu Lagu di Pangandaran. Polisi menangkap Agus Faizal (24). Pria berprofesi montir tersebut nekat membunuh istrinya, Tika Sustika (27), gara-gara menolak berhenti menjadi pemandu lagu. Klik di sini.
Empat Pasangan bukan Suami-Istri Tertangkap Basah di Kamar Hotel. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, bersama aparat Dinas Perhubungan (Dishub), Polres, dan TNI melakukan operasi gabungan, Senin, 18 Desember 2017. Klik di sini.
Pembangunan Dermaga Kapal di Dungkek Rugikan Negara Rp 82 Juta. Kerugian negara atas dugaan korupsi pembangunan dermaga kapal di Kecamatan Dungkek, Sumenep, Madura, Jawa Timur, mencapai Rp 82 juta. Klik beritanya di sini.
Aktivis Minta Putusan Panwaslu Ditinjau Ulang. Kelompok aktivis yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Oposisi (Araop) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat, Senin 18 Desember 2017. Klik di sini.
Madura United Incar Pemain Berdarah Jerman. Madura United belum berhenti berburu pamain untuk diproyeksikan musim depan. Kini tim berjuluk Sape Kerrap mengincar pemain naturalisasi berdarah Jerman. Klik di sini.
Rekomendasi Hanura Terindikasi Diberikan pada Nama yang Tak Diusulkan DPC. Empat nama bakal calon bupati dan wakil bupati Sampang, Madura, Jawa Timur, yang melamar ke Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura setempat, masing-masing Haryono Abdul Bari (HAB), H. Slamet Junaidi, dan Aulia Rahman. Sedangkan yang melamar sebagai wakil bupati bernama H Moh Hodai. Klik di sini.